Mengapa koreksi power factor (faktor daya) penting?

Februari 11, 2008 pukul 2:42 am | Ditulis dalam Managemen Energi | 10 Komentar
  1. Tagihan listrik bulanan akan turun sebagai imbas penurunan pemakaian daya reaktif. Pada umumnya tarif daya reaktif lebih mahal dari daya aktif.
  2. Kapasitas sistem tenaga listrik keseluruhan plant akan meningkat, karena dengan berkurangnya pemkaian daya reaktif maka kapasitas trafo dapat meningkat.
  3. Rugi – rugi daya elektrik dapat dikurangi dan pengaturan tegangan dapat dilakukan dengan lebih mudah

10 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. klo faktor daya sendiri, artinya apaan?

  2. Aliran listrik bolak balik memiliki 3 komponen daya yaitu daya real (P), daya apparent (S), dan daya reaktif (Q). Hubungan antara 3 komponen tersebut dinyatakan dengan :
    S^2 = P^2 + Q^2

    Faktor daya (power factor) adalah perbandingan antara “daya nyata/real (P)” dengan “daya semu/apparent (S) –> P/S

    Jika dalam sistem power factor = 1, untuk mendapatkan daya real 1kW membutuhkan daya apparent sebanyak 1 kW, namun dengan power factor = 0.8, untuk mendapatkan daya 1 kW, akan membutuhkan daya apparent –> 1/0.8 = 1.25 kW.

  3. minta literaturnya dong tentang koreksi power faktor mudah mudahan ada yang bisa kirimin ebooknya ke email saya, thank’s

  4. apa yang dimaksud dengan power faktor?

  5. apayang dimaksud dengan power faktor ,beban resistif,beban induktif,beban capasitif?

  6. gw juga mau tu litelatur nya,,, itung2 buat masang kapasitor di kipas angin or di pompa air… mohon bantuannya ya???????

  7. Setahu saya, tagihan ke pelanggan rumahan (bukan industri) tidak mengenal tagihan daya reaktif (VAR), (kalau industri ya, terdapat penalti reaktif jika (kalau nggak salah bila faktor daya <0,85). Tagihan rumahan dalam bentuk Watt atau P yg rumusnya P = V.I cos phi. (Cos phi = faktor daya), Apabila faktor daya naik, maka P akan naik. Tagihan justru membesar. Tetapi biasanya diikuti I turun, maka P akan tetap, sehingga tagihan tetap walaupun cos phi naik (faktor daya telah diperbaiki)

    • Kalau di rumah tangga memang tidak ada tagihan untuk daya reaktif. Namun untuk industri yang menggunakan motor listrik kapasitas besar atau peralatan lain yang menyerap banyak daya reaktif, tentu ada tagihan daya reaktifnya. Trims atas tambahannya.

    • Dalam tagihan rumah tangga, setau saya yang ditagih adalah penggunaan daya total’nya (KVA), bukan daya aktifnya(W).
      Kalo daya reaktif bisa ditekan, otomatis daya totalnya juga berkurang.

  8. di tempat saya cosh phi pernah sampai 0,84..saya lihat tegangan 20 KV = 21,3 KV..
    kira2 apa yang menjadi penyebab turunnya faktor daya itu?? trims..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: