REMUNERASI TKI HULU MIGAS MENINGKAT

Januari 31, 2008 pukul 7:25 am | Ditulis dalam Migas | Tinggalkan komentar

JAKARTA – BPMIGAS telah menyusun remunerasi tenaga kerja Indonesia (TKI) di industri hulu minyak dan gas bumi secara kompetitif agar dapat menjaga keberadaan TKI dalam pelaksanaan rencana kerja operasi. Upaya ini dilakukan menyusul pengembangan remunerasi yang cukup signifikan dalam dua tahun terakhir, karena adanya faktor inflasi, tekanan adanya kelangkaan dan market tenaga kerja di industri hulu migas.

Demikian disampaikan ujar Deputi Umum BPMIGAS Hardiono dalam sambutannya pada acara penyerahan Career Development Monitoring (CDM) Award 2007 hari Senin (21/1) di kantor BPMIGAS, Jakarta.

Menurut Hardiono, BPMIGAS telah melaksanakan manajemen remunerasi berdasarkan market, sehingga remunerasi yang saat ini berkembang di KKKS diharapkan telah memenuhi prinsip competitiveness dengan tetap memperhatikan internal equity sebagai dasar meningkatkan motivasi dan produktifitas kerja,”

“Berdasarkan perhitungan alokasi jumlah biaya, maka telah terjadi peningkatan alokasi biaya untuk TKI. Hal ini sejalan dengan target dalam blue print BPMIGAS tahun 2010, yakni tahun 2006: TKA 39 persen dan TKI 67 persen. Sedangkan tahun 2007, TKA 33 persen dan TKI 67 persen,” paparnya.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: