Badan Geologi Selesaikan “Steam Gathering” Panas Bumi Mataloko

Januari 31, 2008 pukul 7:15 am | Ditulis dalam Berita Energi, Geothermal | 3 Komentar

Pekerjaan Steam Gathering (SG) uap dari sumber panas bumi Mataloko, Nusa Tenggara Timur berhasil diselesaikan oleh Badan Geologi. Dalam SG uap dari sumur-sumur panas bumi Mataloko terkumpul untuk selanjutnya dihubungkan melalui pipa ke titik serah terima uap PLTP Mataloko.

Menurut laporan Tim Pusat Sumber Daya Geologi, pembangunan fasilitas SG merupakan rangkaian dari pengembangan potensi panas bumi di Mataloko. Potensi panas bumi yang terletak sekitar 15 km sebelah timur kota Bajawa, Ibukota Kabupaten Ngada, NTT ini sudah dimulai sejak tahun 1984 dan 1997.

Sebelumnya, melalui anggaran APBN 2004 dan 2005 juga telah diselesaikan pekerjaan pemipaan uap dari empat lokasi kepala sumur (MT-2, MT-3, MT-4 dan MT-5) menuju lokasi SG. Serta pipanisasi air
separasi ke sumur injeksi MT-6 yang juga menggunakan alokasi dana APBN.

Selain itu juga telah dilakukan uji alir uap gabungan dari sumur MT-3 dan MT-5. Uji ini untuk mengetahui laju alir dan tekanan uap serta kondisi kimia fluida dari sumur-sumur panas bumi Mataloko di titik serah terima uap. Analisis kimia fluida dan uji alir uap gabungan ini dilakukan mengingat uap panas bumi dimanfaatkan untuk PLTP.

Hasil uji alir uap memperlihatkan sumur-sumur panas bumi di Mataloko merupakan sumur dry steak tanpa air (kecuali sumur MT-4). Kandungan gas di dalam uap (NCG) sebesar 4,44%-berat. Power conversion tiap MW gross adalah 8,51 ton/jam uap. Ukuran diameter orofis yang cocok untuk uji alir gabungan sumur MT-3 dan MT-4 adalah orifis dengan diameter 6 inchi.

Selain itu, juga diketahui bahwa laju alir uap gabungan (MT-3 dan MT-5) stabil sampai selesai uji sumur adalah 24 ton/jam equivalen dengan 2,8 MW power gross generated. Sedang tekanan inlet turbine 4.0 barg, temperatur 151?C. Adapun hasil pengukuran terakhir memperlihatkan kandungan total gas didalam uap kering adalah 4.09 wt.% dan kandungan gas H2S adalah 302.2 ppm.

3 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. kapan tu jadi la…
    biar di mataloko,tdk mati lampu lg tu…

  2. Sepertinya lama sekali….Pemda Ngada juga bekerja setengah hati.Belum ada kemauan yang serius untuk memanfaatkan SDA yang ada.

  3. katanya su terjadi semburan….

    cpat atasi…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: