Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
November 22, 2007 at 4:06 am | In Managemen Energi | Leave a CommentTags: management, energy, komitmen, manager energi, team energi, EVALUASI, action plan, tujuan, target, goal, ukur, banding
1. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
Dengan tujuan yang telah ditetapkan, organisasi sekarang dapat melangkah ke tahap berikutnya yaitu mengembangkan kerangka kerja peningkatan kinerja energi.
Organisasi yang sukses mengembangkan rencana yang terperinci untuk menjamin proses yang sitematis dalam penerapan program kerja. Tidak seperti kebijakan energi, rencana program kerja harus secara periodik di perbarui, minimal dalam periode tahunan, untuk menunjukkan pencapaian terbaru, perubahan tingkat kinerja, dan prioritas perubahan.
Jika cakupan dan skala rencana kerja bergantung pada organisasi, langkah – langkah dibawah ini akan membantu menyusun langkah awal perencanaan :
Continue reading Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)…
Langkah 3. Menetapkan Tujuan
November 22, 2007 at 1:09 am | In Managemen Energi | 1 CommentTags: management, energy, komitmen, manager energi, team energi, action plan, tujuan, target, goal
1. Menetapkan Tujuan
Keinginan untuk mencapai tujuan/target kinerja akan menghidupkan aktifitas manajemen dan merangsang perbaikan yang berkesinambungan. Menetapkan tujuan yang jelas dan terukur sangat penting untuk menjamin dipahaminya hasil yang akan dicapai, pengembangan strategi efektif, dan pencapaian keuntungan finansial.
Tujuan yang dinyatakan dengan jelas, akan memandu pengambilan keputusan sehari – hari, dan akan menjadi acuan untuk menelusuri dan mengukur kemajuan. Komunikasi dan publikasi tujuan program akan memotivasi staff untuk mendukung usaha – usaha managemen energi di seluruh organisasi.
Dibawah ini adalah sejumlah cara efektif untuk menyusun target kinerja yang jelas :
Langkah 5. Menjalankan Kerangka Kerja
November 22, 2007 at 12:41 am | In Managemen Energi | Leave a CommentTags: management, energy, komitmen, manager energi, team energi, action plan,
1.Menjalankan Kerangka Kerja
Orang dapat membuat atau bahkan merusak program kerja. Meraih dukungan dan kerjasama dari tokoh – tokoh kunci dari tingkat – tingkat yang berbeda di dalam organisasi adalah faktor penting untuk kesuksesan implementasi rencana program kerja.
Selain itu, pencapaian tujuan lebih sering bergantung kepada kesadaran, komitmen, dan kemampuan orang – orang yang akan menjalankan program.
Untuk menjalankan program kerja agar berhasil, pertimbangkan langkah – langkah berikut :
Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
November 22, 2007 at 12:35 am | In Managemen Energi | 1 CommentTags: management, energy, komitmen, manager energi, team energi, KINERJA, EVALUASI, action plan,
1. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
Dengan tujuan yang telah ditetapkan, organisasi sekarang dapat melangkah ke tahap berikutnya yaitu mengembangkan kerangka kerja peningkatan kinerja energi.
Organisasi yang sukses mengembangkan rencana yang terperinci untuk menjamin proses yang sitematis dalam penerapan program kerja.
Tidak seperti kebijakan energi yang bersifat jangka panjang dan mencakup hal yang bersifat umum, rencana program kerja harus secara periodik di perbarui, minimal dalam periode tahunan, untuk menunjukkan pencapaian terbaru, perubahan tingkat kinerja, dan prioritas perubahan.
Karenacakupan dan skala rencana kerja bergantung pada organisasi, langkah – langkah dibawah ini akan membantu menyusun langkah awal perencanaan :
Continue reading Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)…
LANGKAH 2. Menghitung Kinerja
November 21, 2007 at 4:35 am | In Managemen Energi | 2 CommentsTags: energy, EVALUASI, KINERJA, komitmen, management, manager energi, team energi
1. Menghitung Kinerja
Memahami pola pemakaian energi baik saat ini maupun masa depan adalah dasar sebuah organisasi mengenali peluang peningkatan kinerja energi dan meraih keuntungan ekonomis.
Menghitung Kinerja harus dilakukan secara periodik sebagai bagian dari proses evaluasi pemakaian energi pada semua peralatan, fasilitas dan menetapkan landasan perhitungan sebagai pembanding perhitungan efisiensi.
Aspek kunci perhitungan kinerja adalah :
LANGKAH 1. Membuat Komitmen
November 21, 2007 at 4:35 am | In Managemen Energi | 2 CommentsTags: energy, komitmen, management, manager energi, team energi
1. Membuat Komitmen
Membuat Komitmen adalah hal pertama yang harus dilakukan, karena tanpa komitmen sebaik apapun program tidak akan berjalan secara berkesinambungan dan langgeng. Program dapat dihentikan kapan saja, tergantung pandangan dari management dan pelaksananya. Maka dari itu komitmen harus ditetapkan sebelum mulai melaksanakan program ini. Salah satu hal yang akan meneguhkan komitmen adalah pandangan bahwa program ini dapat memberi keuntungan finansial dan jika dilaksanakan terus menerus akan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Komitmen tidak tergantung dari ukuran perusahaan atau organisasi. Managemen harus menetapkan komitmen sejak awal agar nantinya dapat mengalokasikan tenaga kerja/staff dan dan pendanaan untuk menjamin pelaksanaan yang berkesinambungan.
Untuk dapat melaksanakan program ini, managemen perlu membentuk satuan kerja khusus untuk melaksanakan program ini dengan dedikasi penuh, dan menetapkan kebijakan energi yang kuat.
Panduan Untuk Penghematan Energi
November 21, 2007 at 3:41 am | In Managemen Energi | 1 CommentTags: energy, framework, management
KERANGKA KERJA MANAGEMEN ENERGI

- LANGKAH 1. Membuat Komitmen
- LANGKAH 2. Perhitungan Kinerja
- LANGKAH 3. Menetapkan Tujuan
- LANGKAH 4. Menetapkan Kerangka Kerja
- LANGKAH 5. Menjalankan Kerangka Kerja
- LANGKAH 6. Evaluasi Kemajuan
- LANGKAH 7. Menghargai Pencapaian
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
