Survey pemakaian dan kehilangan/rugi2 energi
Maret 3, 2010 pada 6:43 am | Ditulis dalam Energy Policy | Tinggalkan KomentarKaitkata: Audit energi, persiapan, survey
A. Lakukan survey pendahuluan yang bertujuan untuk mengidentifikasi energi terbuang yang dapat diatasi oleh tindakan pemeliharaan atau operasional, contohnya :
1. Kebocoran uap air,air, bahan bakar, atau material lainnya;
2. Pengaturan burner yang tidak tepat;
3. Isolasi yang rusak
4. Peralatan yang bekerja saat tidak dibutuhkan.
B. Survey untuk menentukan penempatan alat ukur pemakaian energi yang dibutuhkan dan justifikasi keekonomiannya.
C. Hitung keseimbangan energi (energy balance) pada tiap proses secara rinci :
1. Input energi sebagai bahan baku
2. Energi yang digunakan pada proses pembuangan limbah
3. Energi yang disumbangkan oleh produk sampingan
4. Penggunaan energi secara keseluruhan sebagai beban untuk menghasilkan produk utama
5. Energi yang terlepas atau terbuang ke lingkungan
Catatan : perlu dibuat kesetaraan energi untuk semua input/output dalam proses, agar mudah dalam mengukur, misal mengkonversi nilai kalor bahan bakar ke kilowatthours.
D. Analisa semua keseimbangan energi dalam proses secara rinci
1. Dapatkah panas terbuang dipulihkan untuk menghasilkan uap atau untuk memanaskan air atau bahan baku lainnya?
2. Apakah suatu langkah pada proses produksi dihilangkan atau dimodifikasi untuk mengurangi pemakaian energi?
3. Apakah bahan baku dapat diganti agar konsumsi energi berkurang?
4. Apakah ada cara untuk meningkatkan hasil produksi?
5. Apakah layak secara finansial untuk :
a. Mengganti peralatan tua dengan peralatan baru yang lebih hemat energi?
b. Mengganti satu plant yang sudah kuno dan tidak efisien dengan plant yang baru?
E. Laksanakan survey akhir pekan dan malam hari secara rutin
F. Rencanakan untuk survey pada peralatan spesifik, antara lain :
1. Sistem uap
2. Sistem udara bertekanan
3. Motor listrik
4. Jalur pipa gas/bahan bakar
5. Sistem pendingin udara
Persiapan untuk audit energi
Maret 3, 2010 pada 3:26 am | Ditulis dalam Berita Energi | Tinggalkan KomentarSetelah vakum beberapa waktu, saya coba lanjutkan kembali mimpi besar untuk penerapan program penghematan energi.
Pada bagian sebelumnya telah dibahas mengenai managemen energi, pada kali ini saya akan ringkas beberapa hal penting terkait dengan salah satu langkah pada manajemen energi, yaitu perencanaan.
Darimana perencanaan dimulai? Perencanaan sebaiknya dimulai dari kondisi sekarang dan diakhiri dengan pencapaian mimpi besar.
Untuk dapat memetakan kondisi sekarang, salah satu metoda adalah dengan melaksanakan energi audit. Energi audit sendiri adalah satu program besar yang harus melibatkan tenaga tetap yang terus menerus memonitor kondisi operasi dengan metoda yang ilmiah.
Sebagai pendahuluan audit energi, perlu dibuat pendataan utilisasi energi. Langkah-langkah utilisasi energi adalah sebagai berikut :
1. Menentukan pemakaian dan kehilangan/rugi2 energi
2. Menerapkan tindakan penghematan energi
3. Memonitor usaha penghematan energi secara berkesinambungan
Detail dari masing2 poin di atas akan dibahas kemudian…jika sempat.
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
