Banyu Urip di Blok Cepu memiliki kandungan minyak lebih dari 250 juta barel
Maret 11, 2008 pada 7:11 am | Ditulis dalam Berita Energi, Migas | 3 KomentarKaitkata: Cepu, Exxon Mobil, kandungan minyak, Pertamina, potensi
22/02/08 14:36
Semarang (ANTARA News) – ExxonMobil dan Pertamina memprediksi ladang minyak Banyu Urip di Blok Cepu memiliki kandungan minyak lebih dari 250 juta barel, sehingga bisa menjadi andalan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia.
“Pada puncak produksi, ladang minyak Banyu Urip diperkirakan mampu memproduksi 165 ribu barel minyak per hari. Blok ini juga masih memiliki potensi untuk penemuan tambahan,” kata General Manajer Mobil Cepu Ltd, Michael K. Nelson, di sela-sela Penandatanganan Perjanjian Syarat dan Ketentuan Pengalihan “Participating Interest” (PI) 10 Persen Blok Cepu, di Semarang, Jumat.
Penandatanganan pengalihan PI 10 persen Wajib Kuasa Penambangan (WKP) Blok Cepu dilakukan empat BUMD, dengan dihadiri Gubernur Jateng Ali Mufiz, Gubernur Jatim Imam Utomo, Bupati Bojonegoro H.M. Santoso, Bupati Blora Yudi Santjojo, PT Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Cepu, dan Mobil Cepu Limited.
Mobil Cepu Limited (MCL) merupakan anak perusahaan ExxonMobil Corporation, sementara PT Pertamina EP Cepu merupakan anak perusahaan PT Pertamina. Kedua perusahaan minyak ini sepakat menandatangani perjanjian jual beli 10 persen PI dalam kontrak kerja sama Blok Cepu dengan empat BUMD, yakni PT Sarana Patra Hulu Cepu (Jawa Tengah), PT Petro Gas Jatim Utama Cendana (Jatim), PT Blora Patragas Hulu (Blora), dan PT Asri Dharma Sejahtera (Bojonegoro).
Dengan adanya jual beli itu, katanya, maka Mobil Cepu Limited (MCL) dan Ampolex Pte. Ltd., yang merupakan anak perusahaan ExxonMobil Corporation memiliki PI di Blok Cepu sebesar 45 persen, Pertami EP Cepu 45 persen, dan empat BUMD 10 persen.
“MCL gembira terkait tercapainya perjanjian dengan empat BUMD. Kita berterima kasih dengan adanya dukungan yang diterima dari masyarakat maupun pemerintah agar pelaksanaan ekplorasi minyak di Blok Cepu berjalan sesuai harapan,” katanya.
Nelson percaya bahwa kerja sama ini akan membantu untuk maju kepada tahap pengembangan Blok Cepu dengan lebih efektif dan efisien karena Blok Cepu mempunyai kandungan minyak yang cukup besar.
Luas lahan ladang minyak di Blok Cepu saat ini mencapai seluas 10 hektare, sedangkan kawasan penyangga yang dibebaskan mencapai 80 ha.
(*)
3 Komentar »
Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

PERCUMA DITEMPATKU ADA SUMBER MINYAK KARENA TIDAK ADA KOMPENSASI YANG REAL BAGI MASYARAKAT HANYA JANJI 2, TAMBAH HARI TAMBAH MISKIN
Comment by sukisno— Oktober 20, 2008 #
nek kompensasi arupo program ndi mbakal makmur to mas??..mesti sing mlenduk nggok ngarep to nggok mburi….nek wong cilik arep tekan ngenndi to mas?!!!…aku mung menehi wawasan mungguh ADIL LAN MAKMUR WAROTO piye….
Comment by CAHNDESO— Oktober 27, 2009 #
kenapa ya Mcl/ExxonMobile tidak memberikan pekerjaan kepada putra daerah diblok cepu tepatnya didesa kami Gayam/Mojodelik sedangkan tanah kami udah habis dipakai untuk pembebasan lahan CPF…
kalau bisa tolong diperhatikan juga nasib kami jangan cuma ambil keuntungan didaerah kami saja tapi tlong pedulikan nasib kami juga.
sebenarnya kami sudah sangat bersyukur ada produksi minyak didaerah kami tapi kami juga mengharapkan kesejahtraan bagi putra-putri daerah ini…dan saya menyukuri dengan adanya MCL didaerah kami pembangunan udah begtu maju sarana umum udah mulai dibangun,tempat ibadah juga…
tetapi yang paling begitu ketinggalan adalah didusun kali glonggong-ds gayam sarana umum belum tersentuh sama sekali tempat ibadah seperti masjid belum ada bantuan dari dulu bahkan sekarang masih acak-acakan dan jembatan yang menghubungkan dusun sumur pandan dan dusun temlokorejo rusak parah dan tidak bisa dilewati tp sebenarnya dulu jembatan itu yang mebangun MCL tp kenapa skrang tidak ada perbaikan……..
tolong pedulikan nasib kami
terima kasih
Comment by sucipto— September 11, 2010 #