Langkah 7. Menghargai Pencapaian
November 22, 2007 pada 4:47 am | Ditulis dalam Managemen Energi | Tinggalkan Komentar1. Menghargai Pencapaian
Menghargai pencapaian adalah salah satu cara yang telah terbukti efektif untuk menjaga momentum dan meraih dukungan keberlangsungan program. Memberi penghargaan kepada mereka yang telah membantu organisasi mencapai kemajuan, akan memotivasi staff lainnya untuk melakukan hal yang sama dan membawa suasana positif pada jalannya program managemen energi. Lebih dari itu, penghargaan dari luar pun perlu dicari. Menerima penghargaan dari luar akan lebih menegaskan pentingnya program managemen energi, baik pada sisi internal dan external organisasi serta stakeholder.
Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
November 22, 2007 pada 4:06 am | Ditulis dalam Managemen Energi | Tinggalkan KomentarKaitkata: action plan, banding, energy, EVALUASI, goal, komitmen, management, manager energi, target, team energi, tujuan, ukur
1. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
Dengan tujuan yang telah ditetapkan, organisasi sekarang dapat melangkah ke tahap berikutnya yaitu mengembangkan kerangka kerja peningkatan kinerja energi.
Organisasi yang sukses mengembangkan rencana yang terperinci untuk menjamin proses yang sitematis dalam penerapan program kerja. Tidak seperti kebijakan energi, rencana program kerja harus secara periodik di perbarui, minimal dalam periode tahunan, untuk menunjukkan pencapaian terbaru, perubahan tingkat kinerja, dan prioritas perubahan.
Jika cakupan dan skala rencana kerja bergantung pada organisasi, langkah – langkah dibawah ini akan membantu menyusun langkah awal perencanaan :
Lanjutkan Membaca Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)…
Langkah 6. Evaluasi kemajuan
November 22, 2007 pada 3:13 am | Ditulis dalam Managemen Energi | Tinggalkan Komentar1. Mengevaluasi kemajuan
Mengevaluasi kemajuan dilakukan dengan membandingkan data pemakaian energi dan pelaksanaan kerangka kerja yang dilakukan.
Hasil evaluasi dan informasi yang didapatkan selama proses pengkajian digunakan oleh semua lini manajemen agar dapat mengembangkan kerangka kerja yang sudah ada, kemudian dapat mengenali best practices yang telah dilakukan, untuk kemudian menetapkan target kinerja yang baru.
Langkah langkah kuncinya adalah sebagai berikut :
Langkah 3. Menetapkan Tujuan
November 22, 2007 pada 1:09 am | Ditulis dalam Managemen Energi | 1 KomentarKaitkata: action plan, energy, goal, komitmen, management, manager energi, target, team energi, tujuan
1. Menetapkan Tujuan
Keinginan untuk mencapai tujuan/target kinerja akan menghidupkan aktifitas manajemen dan merangsang perbaikan yang berkesinambungan. Menetapkan tujuan yang jelas dan terukur sangat penting untuk menjamin dipahaminya hasil yang akan dicapai, pengembangan strategi efektif, dan pencapaian keuntungan finansial.
Tujuan yang dinyatakan dengan jelas, akan memandu pengambilan keputusan sehari – hari, dan akan menjadi acuan untuk menelusuri dan mengukur kemajuan. Komunikasi dan publikasi tujuan program akan memotivasi staff untuk mendukung usaha – usaha managemen energi di seluruh organisasi.
Dibawah ini adalah sejumlah cara efektif untuk menyusun target kinerja yang jelas :
Langkah 5. Menjalankan Kerangka Kerja
November 22, 2007 pada 12:41 am | Ditulis dalam Managemen Energi | Tinggalkan KomentarKaitkata: , action plan, energy, komitmen, management, manager energi, team energi
1.Menjalankan Kerangka Kerja
Orang dapat membuat atau bahkan merusak program kerja. Meraih dukungan dan kerjasama dari tokoh – tokoh kunci dari tingkat – tingkat yang berbeda di dalam organisasi adalah faktor penting untuk kesuksesan implementasi rencana program kerja.
Selain itu, pencapaian tujuan lebih sering bergantung kepada kesadaran, komitmen, dan kemampuan orang – orang yang akan menjalankan program.
Untuk menjalankan program kerja agar berhasil, pertimbangkan langkah – langkah berikut :
Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
November 22, 2007 pada 12:35 am | Ditulis dalam Managemen Energi | 1 KomentarKaitkata: , action plan, energy, EVALUASI, KINERJA, komitmen, management, manager energi, team energi
1. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)
Dengan tujuan yang telah ditetapkan, organisasi sekarang dapat melangkah ke tahap berikutnya yaitu mengembangkan kerangka kerja peningkatan kinerja energi.
Organisasi yang sukses mengembangkan rencana yang terperinci untuk menjamin proses yang sitematis dalam penerapan program kerja.
Tidak seperti kebijakan energi yang bersifat jangka panjang dan mencakup hal yang bersifat umum, rencana program kerja harus secara periodik di perbarui, minimal dalam periode tahunan, untuk menunjukkan pencapaian terbaru, perubahan tingkat kinerja, dan prioritas perubahan.
Karenacakupan dan skala rencana kerja bergantung pada organisasi, langkah – langkah dibawah ini akan membantu menyusun langkah awal perencanaan :
Lanjutkan Membaca Langkah 4. Menetapkan Kerangka Kerja (Action Plan)…
LANGKAH 2. Menghitung Kinerja
November 21, 2007 pada 4:35 am | Ditulis dalam Managemen Energi | 2 KomentarKaitkata: energy, EVALUASI, KINERJA, komitmen, management, manager energi, team energi
1. Menghitung Kinerja
Memahami pola pemakaian energi baik saat ini maupun masa depan adalah dasar sebuah organisasi mengenali peluang peningkatan kinerja energi dan meraih keuntungan ekonomis.
Menghitung Kinerja harus dilakukan secara periodik sebagai bagian dari proses evaluasi pemakaian energi pada semua peralatan, fasilitas dan menetapkan landasan perhitungan sebagai pembanding perhitungan efisiensi.
Aspek kunci perhitungan kinerja adalah :
LANGKAH 1. Membuat Komitmen
November 21, 2007 pada 4:35 am | Ditulis dalam Managemen Energi | 2 KomentarKaitkata: energy, komitmen, management, manager energi, team energi
1. Membuat Komitmen
Membuat Komitmen adalah hal pertama yang harus dilakukan, karena tanpa komitmen sebaik apapun program tidak akan berjalan secara berkesinambungan dan langgeng. Program dapat dihentikan kapan saja, tergantung pandangan dari management dan pelaksananya. Maka dari itu komitmen harus ditetapkan sebelum mulai melaksanakan program ini. Salah satu hal yang akan meneguhkan komitmen adalah pandangan bahwa program ini dapat memberi keuntungan finansial dan jika dilaksanakan terus menerus akan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Komitmen tidak tergantung dari ukuran perusahaan atau organisasi. Managemen harus menetapkan komitmen sejak awal agar nantinya dapat mengalokasikan tenaga kerja/staff dan dan pendanaan untuk menjamin pelaksanaan yang berkesinambungan.
Untuk dapat melaksanakan program ini, managemen perlu membentuk satuan kerja khusus untuk melaksanakan program ini dengan dedikasi penuh, dan menetapkan kebijakan energi yang kuat.
Panduan Untuk Penghematan Energi
November 21, 2007 pada 3:41 am | Ditulis dalam Managemen Energi | 1 KomentarKaitkata: energy, framework, management
KERANGKA KERJA MANAGEMEN ENERGI

- LANGKAH 1. Membuat Komitmen
- LANGKAH 2. Perhitungan Kinerja
- LANGKAH 3. Menetapkan Tujuan
- LANGKAH 4. Menetapkan Kerangka Kerja
- LANGKAH 5. Menjalankan Kerangka Kerja
- LANGKAH 6. Evaluasi Kemajuan
- LANGKAH 7. Menghargai Pencapaian
Hybrid Coal Gasification
November 12, 2007 pada 4:09 am | Ditulis dalam Coal Gasification | 21 KomentarKaitkata: coal, gasification, hybrid, power plant
Hybrid Coal Gasification
Batu bara tetap menjadi sumber energi murah yang paling stabil, namun kualitas rendahnya menantang penggunanya untuk memenuhi peraturan lingkungan yang semakin ketat.
Namun setiap modifikasi atau penggantian bahan bakar untuk boiler, membutuhkan pengkajian yang mendalam agar tidak malah melanggar peraturan emisi yang ada. Jika modifikasi yang dilakukan dinilai meningkatkan emisi pembangkit itu, maka modifikasi itu dapat dianggap melanggar peraturan yang dapat berujung pada pada tindakan denda, pe-non-aktifan pembangkit, atau kewajiban untuk meng-upgrade perangkat pengendali emisi dengan perangkat pengendali yang paling modern dan yang terbaik di pasaran. Hal ini membuat pemilik boiler seringkali was-was untuk mengaplikasikan teknologi baru untuk mengurangi biaya operasi; misalnya penggantian bahan bakar, peningkatan efisiensi, atau bahkan perbaikan dan pemeliharaan peralatan boiler.
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.
